Nafsu Batin

Pandanglah pagi dilautan
Sentuhlah pagi dihutan
Hiruplah sampai akal mu melayang
Sampai syukur menyuplai kebenaran

Ditengah perasingan kau bertapa dialam liar
Menyulap keangkuhan menjadi batin kebenaran.
Jika keluar, senyum menyebar bersama kesejukan.

Pandanglah sore diperkotaan
Sentuhlah sore dipedesaan
Hiruplah sampai akalmu gentayangan
Sampai kesal inkam kebohongan dan ketenaran.

Ditengah kebisingan kau bertapa di gedung gedung pencakar
Menyulap kertas-kertas menjadi uang
Jika keluar, nafsu melotot menginjak tanaman.

Batin mu atau nafsu mu yang kau beri makan?
Kau tak bisa membedakan... (2017)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama