Sampang - Euforia Piala Dunia dirayakan dengan meriah di berbagai kampung di Indonesia, yang disulap seperti lautan bendera, poster, dan nonton bareng (nobar). Warga menghias kampung sebagai bentuk kecintaannya terhadap pesta sepak bola akbar tersebut.
Kampung Dhapa Kacodur kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang yang dikenal dengan pasar tradisionalnya tiba-tiba bertransformasi menjadi kampung gila bola. Puluhan bendera peserta piala dunia 2026 berkibar, poster pemain, pernak-pernik bola, lampu hias dan layar berukuran raksasa sudah mulai terpasang.
![]() |
| Poster bintang dunia |
Uniknya kampung gila bola ini sudah menjadi tradisi setiap event piala dunia berlangsung, dengan modal swadaya tanpa suntikan dana dari sponsor dan Kepala Desa. Abdus Salam (42) mengatakan di kampung Dhapa memiliki tradisi Nobar sejak puluhan tahun lalu.
“Sejak tahun 90an dari tv tabung, tv led sampai pakai layar lebar sudah ada tradisi nobar piala dunia, diwariskan dari generasi dulu sampai sekarang tanpa modal dari Klebun”
Malik Fahat (26) menambahkan Nobar ini juga akan ada game yang berhadiah Merchandise Piala Dunia “ada banyak game juga nanti, ada lomba PS eFootball, aneka kuis dan foto selfie, hadiahnya insyaallah berupa Jersey, topi dan pernak-pernik Piala Dunia”.
Sebagai informasi Piala Dunia 2026 ini digelar di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko yang diikuti 48 Negara Peserta dari berbagai belahan dunia.
![]() |
| Sepanjang jalan kampung berkibar bendera peserta World Cup 2026 |


